Kemenangan milik mereka yang siap..

Senin, 08 Oktober 2012

99 Tanda Orang Kaya

99 Syarat Menjadi Orang Kaya

Bagaimana seseorang bisa menjadi orang kaya?

menjadi orang kaya
Orang-orang yang sukses secara finansial atau kaya memiliki sekumpulan pemikiran, perkataan, sikap dan perbuatan yang serupa karakteristiknya. Karakteristik itulah yang menjadikan seseorang menjadi orang kaya. Kekayaan yang mereka terima tidak turun begitu saja dari langit. Kekayaan yang mereka terima merupakan buah dari apa yang sudah mereka perjuangkan selama ini. Mereka bisa menjadi orang kaya karena memiliki pemikiran, kebiasaan, sikap dan perilaku yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang tidak sukses secara finansial.
Karakteristik yang bagaimana supaya bisa menjadi orang kaya?
Inilah 99 sikap yang disarikan dari buku 99 tanda orang yang berbakat kaya ( William Tanuwidjaja ). Miliki 99 tanda orang berbakat kaya ini, maka mimpi Anda untuk menjadi orang kaya hanya tinggal selangkah dari kenyataan, tinggal menunggu 1 faktor pendukung yaitu luck atau keberuntungan. Ingat “Uang bukanlah tujuan akhir, uang adalah teman bagi kita untuk mencapai tujuan akhir.” ( William Tanuwidjaja )
1. Berpikir seperti layaknya orang kaya : Selalu belajar berpikir dan bertindak layaknya menjadi orang kaya.
2. Tidak berpikir konsumtif : Selalu berpikir tentang apa yang mereka akan lakukan dengan uang agar dapat berlipat ganda.
3. Pintar mengelola arus kas : Selalu menghitung banyak rupiah yang tersisa setelah dikurangi kebutuhan hidup yang sifatnya mendasar.
4. Mampu membedakan aset dan liabilitas : Menjadi orang kaya berarti selalu memikirkan apakah aset-aset itu menghasilkan arus kas masuk atau justru keluar.
5. Selalu membangun intengible aset (aset non fisik )Menjadi orang kaya berarti selalu menjaga hubungan dengan relasi, teman, , jaringan, kepercayaan, cara berpikir, visi, pemikiran, keyakinan, dan otokritik.
6. Bekerja untuk belajar, bukan demi uang : Mereka bekerja untuk orng lain sebenarnya untuk mempelajari sesuatu, biasanya mereka memepelajari sistem bisnis, bagaimana aliran uang, cara membangun jaringan relasi, dll.
7. Sangat percaya diriMenjadi orang kaya berarti percaya akan kemampuan yang dimilikinya untuk mendapatkan kekayaan.
8. Mengenali dirinya dengan baik : Mereka paham potensi, kelemahan, serta karakter-karakter spesifik yang dia miliki.
9. Memandang uang sebagai organisme : Mereka menanam uang dilahan yang tepat, memeliharanya, membersihkannya dari hama, dan disaat yang tepat, memetik hasilnya.
10. Tak pernah mengeluh, merasa miskin dan kekurangan.
11. Siap mental untuk menjadi orang kaya.
12. Sangat mampu mengendalikan diri : Orang-orang yang super kaya selalu menampakan mimik yang standar, senyum yang bijak, dan tampaknya, semuanya terkendali, walaupun pasar pada saat itu sedang dilanda angin ribut. Orang kaya sangat mampu mengendalikan diri agar sikapnya tidak dapat dibaca oleh publik.
13. Memahami logika ” Take n Give “Menjadi orang kaya berarti memahami dengan pameo ” There’s no free lunch ” tak ada sesuatu yang gratis.
14. Berorientasi pada proses.
15. Mencintai perannyaMenjadi orang kaya berarti mencintai perannya dalam kehidupan bisnis dan sosial.
16. Mempercayai prinsip relativitas uangMenjadi orang kaya berarti telah melatih dirinya untuk tidak terkejut melihat price list atau penawaran-penawaran apapun. Semuanya kembali pada apa yang bisa didapatkan dari pengeluaran tersebut.
17. Memahami konsep “Time value of money” : Menjadi orang kaya berarti memahami Nilai waktu dari uang. Mereka selalu berusaha meningkatkan pendapatan per jam dan mengerjakan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.
18. Tak ingin bersusah payah : Jangan salah orang yang tak ingin bersusah payah bukan berarti ia malas. Kalau dia berpikir dan terus berpikir untuk menemukan sistem dan cara bekerja yang efektif dan efisien untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, maka mereka memiliki bakat untuk menjadi orang kaya.
19. Kreatif : merupakan bagian terpenting dari bakat menjadi orang kaya. Orang kaya selalu kreatif dalam menemukan cara-cara baru dalam berbisnis.
20. Menghargai gagasan yang beroroientasi pada tindakanMenjadi orang kaya berarti bisa memilih ide yang menarik yang hanya sebatas ide dan yang bisa menghasilkan uang.
21. Open mindMenjadi orang kaya berarti sangat yakin tak ada sesuatu yang tak mungkin terjadi. Mereka terus bermimpi dan yakin mimpinya suatu saat dapat terwujud.
22. Mampu menilai karakter orang lain : Orang-orang kaya selalu memilih staf atau karyawan yang sesuai dengan karakter dirinya.
23. Waspada terhadap pujian : Pujian bisa membuat terlena dan lupa diri, orang kaya lebih terbuka menerima kritik.
24. Terbuka menerima kritikMenjadi orang kaya berarti telah berlatih untuk menerima kritik setajam apapun.
25. Mampu memahami berbagai bentuk uang : Bagi orang kaya pengertian uang sangatlah luas.
26. Mampu menggunakan sumber daya orang lain : Orang kaya menggunakan waktu dan tenaga orng lain bahkan uang orang lain untuk memperkaya dirinya.
27. Tak pernah merasa puas : Ketidakpuasan bukan dilihat dari banyaknya uang yang telah dimiliki, tetapi dari cara kerja dan cara-cara bisnis yang telah disempurnakan.
28. Mampu mendeteksi kemana uang mengalir.
29. Memahami nilai guna yang tersembunyiMenjadi orang kaya berarti memiliki sense yang tajam terhadap berbagai macam peluang bisnis.
30. Memikirkan hal terburuk, tetapi tidak takut karenanya : Orang kaya salalu mendahului pemikirannya dari hal yag terburuk.
31. Memiliki alasan kuat untuk setiap pengeluarannya.
32. Menciptakan uang, bukan mencari uangMenjadi orang kaya berarti selalu berpikir menciptakan saluran pipa kekayaan.
33. Tahu persis bagaimana uangnya bekerja.
34. Fokus dan spesifik : Orang kaya tidak mau kehilangan fokus pada wilayah dimana mereka memiliki kompetensi inti.
35. Percaya bahwa uang tidak tumbuh dipohon : Orang kaya berpikir uang dan kekayaan hanyalah konsekuensi dari gagasan dan tindakan.
36. Tidak percaya ” abnormal Return “ : Menjadi orang kaya berarti memahami bahwa tidak satupun instrumen investasi yang bebas resiko.
37. Mampu membedakan lemak dan memangkas otot : Orang kaya hanya membuang lemaknya, yaitu sesuatu yang membuat bisnis menjadi tidak fleksibel, terlalu birokratis dan tidak responsif terhadap perubahan.
38. Cerdas secara finansial dan numerik.
39. Lebih suka berbelanja secar tunai.
40. Tidak pernah mau mengunakan kartu kredit apalagi minta kenaikan plafon kartu kredit, kecuali untuk hal-hal yang produktif.
41. Tidak bisa dirayu iklan konsumtif.
42. Menggunakan setiap aktivitas konsumsi sebagai sarana pembelajaran.
43. Selalu berpegang pada azas uilitas dalam berkonsumsi.
44. Mencari daya ungkitMenjadi orang kaya berarti selalu mencari daya ungkit untuk menaikan nilai aset.
45. Peka terhadap detail : Orang-orang berbakat kaya biasanya gampang memahami gambaran umum suatu persoalan.
46. Menghargai waktu.
47. Mampu menghitung “opprtunity cost “ : Biaya yang muncul sebagai konekuensi logis ketika kita mengambil suatu pilihan dan mengorbankan pilihan lain, orang berbakat kaya mampu menghitung opprtunity cost sehingga mereka bisa menentukan secara tepat pilihannya yang disesuaikan dengan tujuan awal.
48. Berani gagal.
49. Skeptis menghadapi semua proposal.
50. Disiplin terhadap anggaran.
51. Mampu membedakan Needs dan Wants : Menjadi orang kaya berarti mampu membedakan mana kebutuhan yang harus dipenuhi dan mana keinginan yang bisa ditunda.
52. Membiarkan pihak lawan menawar terlebih dahulu.
53. Bisa melihat potensi terpendam dari segsala sesuatu.
54. Menginvestasikan uang dan waktu secara aktif.
55. Tak suka menabung : Orang kaya tidak menabung dengan tujuan mengumpulkan ” sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Kalaupun memiliki tabungan, motifnya adalah sebagai penyimpanan saja, bukan untuk mendapatkan hasil. Orang kaya pasti menanamkan uangnya kedalam instrumen-instrumen yang bisa memberi return secara cepat dan lebih besar.
56. Memeliki kepekaan terhadap bunga majemuk : Einstein juga sependapat. Bunga majemuk adalah kekuatan yang dahsyat.
57. Mampu menghitung nilai nominal dari segala sesuatu.
58. Tidak pernah mencintai aaset secara tidak rasional : Orang-orang kaya tidak pernah mencintai asetnya secara berlebihan, sehingga menggappnya tidak bisa dinilai dengan uang.
59. Tidak pernah mengeluhkan modal yang kecil.
60. Stabil secara emosional.
61. Bisa memahami kebutuhan dan keinginan orang lain.
62. Proporsional dalam mengambil resiko : Orang kaya selalu mengukur resiko dan keuntungan, karena keduanya berbanding lurus.
63. Punya nyali dan berani kehilangan uang.
64. Bersikap obyektif dan rasional.
65. Memegang asas profesionalisme : Orang-orang kaya tidak mencampuradukkan hubungan profesional dan pertemanan.
66. Memiliki kemampuan koordinasi.
67. Tidak takut berhutang untuk hal yang produktif.
68. Mampu menjadi penilai aset yang handal.
69. Memahami ritme dan timing.
70. Selalu tertarik pada cara kerja suatu alat atau sistem.
71. Menghindari bekerja dengan penghasilan tetap.
72. Menghindari utang budi.
73. Jago mengkomunikasikan gagasan bisnis.
74. Bekerja bukan berdasarkan hasil jangka pendek.
75. Mewaspadai kebiasaan buruk.
76. Meyukai perubahan.
77. Mempunyai sense terhadap keseimbangan uang dan barang.
78. Mampu menemukan substansiMenjadi orang kaya berarti selalu merujuk pada poin pentingnya pada saat membeli sesuatu, seperti pada saat membeli bor misalnya, mereka membeli bor berorientasi pada tujuannya yakni untuk membuat lubang.
79. Berpikir dari berbagai sudut pandang.
80. Respek terhadap orang-orang sukses.
81. Lihai dalam permainan ego.
82. Berwatak simple dan praktis.
83. Menganggap krisis sebagai peluang.
84. Mampu memahami kebutuhan orang lain merupakan salah satu kunci sukses bisnis.
85. Bisa berpikir seperti orang awam.
86. Mempercayai kekuatan pikiran.
87. Memahami kegagalan dari sudut pandang lain dan merubahnya menjadi sesuatu pembelajaran yang mendorong kemajuan usahanya.
88. Tidak menganalkan belas kasihan.
89. Mampu menghitung cepat.
90. Memiliki skala prioritas dalam pengeluaran.
91. Mampu mengenali pola : Menjadi orang kaya berarti selalu berusaha memahami pola yang berlaku dan cara kerja segala sesuatu.
92. Peka terhadap kualitas.
93. Berorientasi pada ” value for money “ : Menjadi orang kaya berarti memahami bahwa setiap sen uang yang keluar harus memiliki alasan yang kuat.
94. Mengerti kekuatan informasi.
95. Bukan persentasenya, tapi nominalnya.
96. Selalu mengikuti perkembangan terbaru.
97. Mencatat segala transaksi keuangan.
98. Mampu mengukur peluang dan probabilitas.
99. Membiarkan setiap transaksi berdiri sendiri.
Semakin cepat Anda memiliki sikap-sikap tersebut, Anda akan semakin cepat kaya. Itulah 99 sikap dan ciri-ciri yang harus dimiliki untuk menjadi orang kaya. Kuasai sikap-sikap tersebut sambil menunggu keberuntungan tiba. Keberuntungan, luck atau hoki adalah pertemuan antara sikap, gagasan dan peluang. Menjadi orang kaya bukanlah tujuan akhir, menjadi orang kaya adalah proses. Sebuah proses menjalani hidup tanpa rasa khawatir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar